Archive for ‘Tahlilan’

July 27, 2017

Dalil Hukum Membaca Al Quran di Makam

Membaca Al-Quran di kuburan (pemakaman) merupakan salah satu *SUNNAH yang biasa dilakukan oleh umat Islam. Dalam HADITS HASAN SAHIH Rasulullah SAW bersabda,:

“Jika salah seorang di antara kalian ada yang meninggal, maka jangan tunda-tunda pemakamannya, akan tetapi segera hantarkan ia ke kubur. Dan hendaknya di makamnya, di dekat kepalanya DIBACAKAN FATIHATUL KITAB ( Surat Al-Fatihah) dan di dekat kakinya DIBACAKAN PENUTUP SURAT AL-BAQARAH.”
(Hadits Hasan Sahih Riwayat Thabrani dan Baihaqi)

KARENA ITU JANGAN RAGU LAGI, BACALAH AL-QURAN DI PEMAKAMAN

(HNA: Habib Novel Alaydrus)

Sumber : http://habibnovel.com/membaca-al-quran-di-kuburan-makam/

Artikel terkait :

  1. http://habibnovel.com/bolehkah-memegang-al-quran-terjemahan-tanpa-wudhu-habib-novel-alaydrus/
  2. http://habibnovel.com/mengirimkan-pahala-bacaan-al-quran-dan-amal-saleh-untuk-yang-meninggal-habib-novel-alaydrus/
Advertisements
July 26, 2017

Dalil Mengirim Pahala Kepada Orang Meninggal Merupakan Ajaran Nabi Muhammad saw

Mengirimkan Doa dan Pahala Kepada Orang Mati

Nabi Saw membolehkan seseorang menghajikan Muslim yg telah wafat. Mayat yang tadinya tak memiliki pahala haji, tiba-tiba ia dapat pahala haji.

Inilah kecerdasan Nabi saw, cukup mencontohkan dengan satu amal, umat bisa mengirimkan amal saleh apapun. Sebab dalam haji ada shalat, dzikir, sedekah dan puasa.

JIKA KIRIM PAHALA HAJI SAJA SAMPAI, APALAGI SEKEDAR KIRIM SATU SURAT ALFATIHAH…..

YUK KIRIM PAHALA KE SAUDARA MUSLIM YANG TELAH MENINGGAL DUNIA…
(HNA: Habib Novel Alaydrus)

Sumber: HabibNovel.com

Artikel terkait : http://habibnovel.com/mengirimkan-pahala-bacaan-al-quran-dan-amal-saleh-untuk-yang-meninggal-habib-novel-alaydrus/

July 16, 2016

Berikut Bukti Doa Untuk Orang Yang Sudah Meninggal Sampai

din syamsudin tahlilan

Ketua NU dan Ketua Muhammadiyah saat tahlilan di Rumah KH. Sahal Mahfudz

Bismillahirrahmanirrahim, Curhat dongs!

Rekan kerja fadlil kemarin cerita pas mudik dikampungnya ada ustad pendatang berciri ciri berjenggot panjang berantakan tidak rapi dan tidak sedap dipandang dengan dua tanda hitam pada dahinya.

Semua orang diceramahinya dan ia berfatwa pada keluarga teman saya yang sedang berduka jika pahala 3 hari khataman Al Quran berturut turut disertai doa ditujukan kepada almarhumah tidak akan sampai. Apakah orang seperti adalah orang yang memiliki hati, tega dan mampu berkata hal demikian terhadap keluarga yang sedang dirundung duka ??

Sungguh luar biasa keliru bagaimana pemikiran SEMPIT si ustad gadungan ini telah menggambarkan sebuah keburukan terhadap Allah. Dengan sangat berani ia telah mengatakan bahwa Allah itu PELIT dengan tidak akan mengabulkan doa dari umatNya padahal sifat Allah itu Al-Ghaniyy ( Maha Kaya ) Allah Maha Kaya dengan segala ampunan ( Al-Ghaffar ).

Dengan sangat kurang ajar si ustad telah menggambarkan kepada masyarakat awam kebalikan dari sifat Allah : Ar Rahman (Maha Pengasih), Ar Rahim ( Maha Penyayang ),

Si ustad palsu dengan sangat kurang ajar dengan fatwanya menilai Allah tidak akan dan tidak akan mau mengabulkan doa orang yang masih hidup yang mendoakan kebaikan terhadap sanak keluarga dan sesama muslim yang sudah meninggal padahal sifat Allah Al Malik ( Maha Memerintah ) dan si ustad gadungan dengan berani berburuk sangka terhadap Allah dengan tidak akan menyampaikan pahala dan mengabulkan doa doa kebaikan sesama muslim tersebut.

Fatwa ustad gadungan yang berfatwa secara ngawur sembrono serampangan dan sembarangan tersebut telah bertentangan dengan banyak sifat asma Allah mulia lainnya.. Apakah anda masih mau dengarkan fatwa fatwa nya ?

read more »