Archive for ‘Kisah Para Wali’

June 8, 2020

Syeikh Ali Kholi’ Qasam -Salamnya Dijawab Rasulullah saw

Nasab Keturunannya
Beliau ialah Syeikh Ali Kholi’ Qasam Bin Alwi Bin Muhammad Bin Alwi
Bin Ubaidillah Bin Ahmad Muhajir Bin Isa Rumi Bin Muhammad Naqib Bin Ali Al Uraidhi Bin Jakfar As Sodiq Bin Muhammad Baqir Bin Ali Zainal Abidin Bin Sayyidina Husien Bin Fatimah Az Zahra Binti Muhammad S.A.W.

Kehidupan dan Pendidikannya
Syeikh Ali Kholi’ Qasam dilahirkan di Bait Jubair sebuah daerah yang
penuh barokah di Hadhramaut dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan didikan ilmu agama secara khusus daripada ayahnya. Beliau mempelajari Al Quran semasa kecil dan menghafal serta membaca dengan mengikut hukum tajwid sebaiknya.

Beliau diberi gelaran sebagai Kholi’ Qasam kerana beliau pernah membeli sebidang tanah dengan harga 20 ribu dinar dan memberikan nama sebagai Qasam yang menyerupai tanah keluarganya di Basrah.

read more »
June 6, 2020

Manaqib Shohibul Haul wal Fadhilah, al-Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf Pasuruan (Ayahanda al-Habib Taufiq Assegaf)

Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf Pasuruan

Ahli Ilmu dan Amal dari Pasuruan
Kota Pasuruan mendapat keberkahan dari Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf, seorang ulama yang menggerakkan majelis ilmu. Beliau seorang ahli ilmu dan amal, sehingga dakwahnya diterima oleh masyarakat luas.

Dalam sebuah acara haul Habib Alwi bin Segaf Assegaf, seorang waliyullah di Kebon Agung (Pasuruan), Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf, seorang mufti yang mukim di Jeddah pernah berkata pada hadirin, “Bahwa kalian semua, utamanya masyarakat Pasuruan patut bersyukur kepada Allah ﷻ. Setelah kalian ditinggal Habib Alawi bin Segaf Assegaf, kalian mendapatkan Habib Ja’far bin Syaikhon Assegaf. Dan setelah Habib Ja’far wafat, kini pengantinya diteruskan oleh menantunya, yakni Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf.”

Di majelis Haul tersebut, Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf meneguhkan maqom seorang awliya’ dari Pasuruan, yakni Habib Abdul Qodir bin Husein Assegaf. Sangat wajarlah kalau Habib Abdul Qodir mendapatkan maqom yang sedemikian tinggi di sisi Allah ﷻ. Hal itu tentu bukan satu hal yang berlebihan dan semua itu bukan diperoleh dengan gratis. Kemuliaannya itu diperoleh dari hasil jerih payahnya. Sehingga ia mendapatkan bisyarah (ganjaran) dari Allah ﷻ.

read more »
June 6, 2020

Karomah Habib Sholeh Bin Muchsin Al Hamid Tanggul

KAROMAH DARI SOSOK MULIA AL HABIB SHOLEH BIN MUCHSIN AL HAMID TANGGUL

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

SEDIKIT KISAH dari Shahibul Haul Al-Imam Al-Arif Billah Al-Qutb Al-Habib Sholeh Bin Muchsin Al-Hamid.

Beliau Habib Sholeh adalah paduan lautan karomah, lautan wilayah, lautan asror, lautan anwar, lautan syariah, lautan haqiqoh dan lautan makrifah. Quthbul Ghouts, Ahluddark, Sohibul Waqt dan Fariidu Zamanihi.

Kewalian beliau terang benderang seperti matahari di siang hari, disaksikan kalangan khos maupun kalangan awam. Para habaib, para ulama, solihin, pejabat, orang kaya, orang miskin, artis, rakyat jelata, yatim piatu, kaum fakir semua datang kepada beliau.

Hidupnya bertabur karomah dan akhlak yg mulia. Seluruh waktunya dihabiskan untuk berkhidmat kepada umat Rasulullah صلى الله عليه وسلم

read more »
June 1, 2020

Hizib Khr. As’ad Syamsul Arifin – Sukorejo Situbondo

Saat agresi militer sekutu kembali datang di Indonesia. Kali ini mereka sudah menyiapkan titik-titik strategis untuk diserang. Mengingat bahwa indonesia memiliki kyai-kyai sakti yang menjadi penghalang lajunya kolonialisasi. Salah satu titiknya adalah daerah tapal kuda Situbondo & targetnya yakni pesantren asuhan KH. As’ad Samsul Arifin.

Saat pesawat belanda mencari letak pesantren asuhan kyai As’ad. Beliau menyembunyikan keberadaan pesantrenya dengan wasilah menaruh kopyah beliau di pelataran halaman pesantren serta menyuruh santrinya untuk memagari pesantren dengan benang. Kopyah & benang tersebut sebelumnya telah dibacakan hizib oleh Kyai As’ad yang mendengar kabar kembalinya sekutu ke Indonesia. Walhasil pesawat belanda tidak menemukan keberadaan pesantren kyai As’ad & tank-tank belanda tidak bisa mendeteksi keberadaan pesantren tersebut.

read more »
September 5, 2019

Kisah Sahabat Rasul saw :: Saad Bin Abi Waqqosh r.a

Nama sebenarnya adalah Saad bin Malik Az-Zuhri.  Lahir di kota Mekah berasal dari suku Quraisy.   Ia berasal dari keluarga bangsawan yang kaya raya dan sangat disayangi kedua orangtuanya, terutama ibunya.

Meski berasal dari Makkah, ia sangat benci pada agamanya dan cara hidup yang dianut masyarakatnya. Ia terkenal sebagai pemuda yang serius dan cerdas dan membenci praktik penyembahan berhala yang membudaya di Makkah saat itu.

Saat Sa’ad  berusia 20 tahun, didatangi oleh abu Bakar yang mengajak untuk masuk Islam. Sa’ad sendiri memiliki hubungan kekerabatan dengan Rasulullah SAW secara tidak langsung. Ibu rasul, Aminah binti Wahhab berasal dari suku yang sama dengan Saad yaitu dari Bani Zuhrah. Karena itu Saad juga sering disebut sebagai Sa’ad of Zuhrah atau Sa’ad dari Zuhrah, untuk membedakannya dengan Sa’ad-Sa’ad lainnya.

read more »
December 5, 2018

Kesungguhan Hati Seorang Wali Allah

IHTIMAMNYA SEORANG WALIYULLAH

Ada satu ciri-ciri atau sikap yang dikatakan bahwa ia ini sebagai seorang Waliyullah. Seorang wali itu jika dimintai suatu urusan (misalnya persoalan doa), maka urusan orang itu akan benar-benar masuk ke dalam hatinya. Istilahnya itu ihtimam/muhtam (yakni, menjadi suatu perhatian atau kesungguhan dalam dirinya).

Saya akan mencotohkan salah seorang Sadaah Alawiyyin, yang benar-benar ihtimam jika dimintai sesuatu oleh para jamaahnya atau orang lain sekalipun.

Beliau adalah al-Habib Shaleh ibn Muhsin al-Hamid, Tanggul, Jember. Diceritakan suatu ketika ada seseorang mendatangi al-Habib Shaleh, boleh jadi orang ini sedang memiliki hajat yang sangat genting, walhasil ia mendatangi al-Habib Shaleh lalu berkata, “Ya Habib, mohon doakan saya.” Selang tiga hari, orang tadi itu kembali mendatangi al-Habib Shaleh.

Kemudian, ia mengatakan kepada al-Habib Shaleh, “Alhamdulillah ya Habib sudah selesai urusan kita, sekarang bahagia kita semuanya.” Lantas al-Habib Shaleh pun mengatakan, “Iya kalian bahagia, tapi kita 3 hari 3 malam tidak tidur mendoakan ente?” Masya Allah!!

read more »