Suratul Ekhlas, SokoGuru dan omahe SiMbahku

Repost : Original post mas Taufiq

Ilustrasi Soko Guru Rumah Limasan Jawa

Ilustrasi Soko Guru Rumah Limasan Jawa

Karena undangan nganten sepasang sahabat kemaren, pagi hari ini (1 agustus 2010) alhamdulillah saya masih berkesempatan menghirup udara kampung halaman, seperti biasa kalo saya ada di rumah, sering saya alih profesi jadi tukang, kadang tukang ledeng kalo ada pipa bocor, jadi tukang listrik kalo ada lampu yang mati, jadi tukang sapu kalo emang dedaunan berserakan, ato jadi tukang tidur kalo emang gak ada kerjaan, hehehe….. kebetulan di hari ini saya berkesempatan menjadi tukang listrik.

Rumah di depan rumahku adalah rumah simbahku (sekarang lagi dikontrak orang, kesian tu rumah merana gak ada yang memakmurkan), rumah itu bertarikh renovasi 1409H ato 1988M, tapi tahun pendiriannya jelas jauh sebelum itu dan aku gak tau kapan tepatnya, rumah itu dibangun oleh simbahku almarhum H.Fachruddin hadiah dari bapaknya; mbah Salamun.(tolong kiriman fatihahnya ya.., thanx)(buat para cucu, hayo wes do ndungakne simbah durung..!?). sudah 2 minggu ini kata bapakku lampunya mati dan belom sempat didandanin, karena tukang listriknya gak berani, maklum tukang listrik di kampungku orangnya lemu, jadi agak illfeel kalo disuruh penekan.

Maka dengan terpaksa (memang merasa terpaksa pada awalnya, krn pengen istirahat kok ada aja kerjaan) aku yang harus benerin tu lampu, urut punya urut (kayak tukang pijet aja) ternyata kabelnya putus, nah kabel yang putus tu ada tepat dibawah siku bagian atas soko guru, nah pas mbenerin tu kabel, perhatianku tercuri oleh sebuah lempengan logam yang tergantung di atas soko guru itu.

Lempengan logam itu ternyata terbuat dari timah keras (tapi sekeras apapun timah, ya tetep aja lunak). lempeng timah itu sudah lusuh tertutup debu, maka kuusaplah itu lempeng dan ternyata alangkah terkagetnya saya ternyata lempeng itu bertuliskan surat al-ikhlas, yang disusun dalam dalam urutan tertentu seperti puzzle algoritma. Setelah selesai aku terkaget, kuperhatikan lagi 3 soko guru lainnya, yang ternyata juga ditempeli lempeng yang serupa. Entah apa tujuannya lempeng al-ikhlas itu digandulkan disana, mungkin hanya simbah dan Allah yang tahu tujuan sebenarnya.

Pikiranku pun menerawang jauh, terfikir bahwa alangkah bijak orang-orang tua jaman dahulu dalam membangun rumah. mungkin simbah berusaha mengingatkan dirinya sendiri dan juga anak-cucunya bahwa rumah (tangga) itu harus didirikan dengan Ikhlas dan Tauhid sebagai soko guru atau tiang penyangganya, tidak dengan yang lain. simbah berusaha menasihati anak-cucunya bukan dengan bahasa lisan, tapi dengan kiasan-kiasan yang indah menawan.

Ingatanku akan simbah yang terbayang hanyalah kenakalanku pada beliau, seperti ketika lebaran tiba, para cucu yang jumlahnya 25+cucu menantu itu berbaris mengantri untuk sungkeman, karena simbah sudah sepuh dan setengah pikun pada waktu itu, terkadang selepas sungkem aku masuk barisan untuk sungkem lagi, demi untuk taruhan dengan sepupuku, seberapa banyak aku bisa sungkem sampe simbah sadar kalo aku sudah re-sungkem bolak-balik. kalo simbah sudah bilang “lho, kok kowe neh” maka selesailah taruhan. hihihihi, semoga aku dimaafkan dan ndak jadi kuwalat gara2 itu.

Karena penasaran dengan lempeng ikhlas itu, tanpa sengaja kawat penyangganya putus karena memang sudah tua dimakan usia, maka lempeng kubawa turun untuk kuganti kawat penyangganya, kesempatan itu kumanfaatkan untuk mengabadikan lempeng itu sebelum kupasang lagi ditempatnya semula. (silakan untuk diliat-liat)

suratul ekhlas

Ukuran lempeng itu kira-kira 20x16cm dan ada 4 buah masing2 satu di tiap soko guru

Sudah bertandang, mau pulang tinggalkan warna dulu kawan.. ( ˘ ˘з(˘⌣˘) tengkyuu.. (┒^o^┎)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: