Tingkatan Masalah Dalam Perspektif Fadlil – Judul e Mumet

aslmSobat,,

Bismillahirrahmanirrahim, inspirasi malam kali ini terkait dengan masalah, karena setiap kita pasti memiliki suatu hal yang sedang dihadapi.

Perkiraan saya, kemungkinan akan sedikit yang ingin membaca postingan saya kali ini mengingat judulnya cukup membosankan, tapi insyaAllah Anda akan MELEK setelah baca sampai akhir.. inget yaa,, sampe akhir ,,

Semoga bermanfaat aaamiiin… lanjut,,

Tidak dapat dipungkiri setiap manusia pasti memiliki permasalahan hidup masing masing. Anda saya setiap orang tidak terkecuali. Orang bilang si 2 huruf aja :: “DL” means – Derita Loo, hehehe,, kidding.

Masing masing ada yang memiliki masalah kecil yang dianggap berat. Ada yang permasalahan berat dianggap kecil. Tergantung pada perspektif pemikiran dan kedewasaan masing masing. Ni ada contoh satu : Ponakan umur 3 tahun,, mainannya hilang atau rusak hebohnya bukan main. Bagi mereka mainan adalah masalah yang sangat besar dan tidak bisa diselesaikan. Kita orang dewasa memandang hal seperti itu pasti komentar,, “Halah cuman masalah mainan saja oggh heboh, sepele bingit dan nda fenting..”.

Contoh dua : Anak SD setiap catur wulan ( dulu, sekarang semesteran ) pasti heboh menghadapi masalah ujian, berkutat dengan belajar karena takut nilainya jeblok. Coba dilihat,, ada kah pelajaran SD yang diujikan itu masih teringat saat ini ? so pasti masih tapi yang utama utama saja yaitu berhitung dan menulis.. Namun apakah pengetahuan selain itu masih Anda ingat? contoh ni pertanyaan IPA *sy suka IPA pas SD hehe,,, *info gapenting deeech..

“proses memasaknya makanan di daun pada tumbuhan disebut…… ?” ada yang masih ingat? Kalau Anda bisa jawab hebat. Contoh pertanyaan lagi. “Peristiwa mengeluarkan air pada tumbuhan karena kelebihan cairan disebut …. ??” Anda bisa jawab ?? hehee..
Peristiwa catur wulan / semesteran sudah pasti menghebohkan anak anak SD.

Contoh tiga : SMP & SMA selain belajar permasalahan yang dihadapi terkait dengan lope lopean *pacaran seneng senengan, terkait dengan bau badan, terkait dengan jati diri, terkait dengan bullying.. terkait dengan keluarga,, terkait dengan apa lagi coba ??

Contoh empat dst, pada maksudnya semakin Anda dewasa maka permasalahan semakin komplek semakin luas semakin beragam. Masalah yang dulu pernah dihadapi sedari balita semua bisa dilewati dan pada saat ini, sampai pada titik ini kita terkadang tertawa memandang semua yang pernah dilewati. Kita yang dewasa saat ini bisa mengambil hikmah pada setiap peristiwa yang pernah dihadapi sebagai pembelajaran dan menjadikan pribadi semakin dewasa menghadapi masalah berikutnya.

Ternyata setelah kami selidiki, kami temukan ternyata permasalahan pada manusia itu ada dua, yaitu masalah seputar kehidupan di dunia dan masalah seputar kehidupan di akhirat.

Kemudian dua masalah ini jika bisa dirunutkan atau disejajarkan kembali maka akan menjadi permasalahan dunia sebagai bekal sebelum memasuki kehidupan akhirat. Oleh karena itu dapat disimpulkan segala permasalahan yang kita hadapai saat ini adalah hanya permasalahan untuk menyambut / membekali amalan untuk tujuan kehidupan akhirat.

SAAT INI, jika kita sadari, apa yang menjadikan asyik dari segala hal atas permasalahan itu adalah, dunia dan akhirat diciptakan oleh Allah. Dunia dan akhirat beserta isinya. Isinya apa tidak lain adalah Anda saya dan masalah hehehe..

Dalam bahasa lain yang ingin saya sampaikan Anda dan masalah adalah ciptaannya Allah.

Jika Anda dan masalah adalah ciptaannya Allah maka mintalah agar Allah menciptakan solusi dari segala masalah yang Anda hadapi.

Karena Allah lah sang pencipta akan segala sesuatu hal didunia. Tidak ada hal sekecil apun itu yang tidak Allah ketahui. Karena sifat Allah adalah maha pengatur. Bisakah Anda pahami sederhananya masalah Anda jika dipandang dari sudut pandang agama dunia dan akhirat.

Masalahnya mata dan pemikiran kita sering terlalu sibuk memandang masalahnya namun malah lupa dengan Allah sebagai maestro atas kita atas dunia atas akhirat beserta seluruh isinya.

Wallahu a’lam.. semoga Allah berikan inspirasi untuk kita. Aamiin.

Sudah bertandang, mau pulang tinggalkan warna dulu kawan.. ( ˘ ˘з(˘⌣˘) tengkyuu.. (┒^o^┎)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: